Jarang sekali ada sayuran yang memiliki banyak manfaat seperti brokoli. Brokoli adalah sayuran sehat yang memiliki banyak manfaat
seperti anti kanker, menurunkan tekanan darah, mencegah stroke,
osteoporosis bahkan membantu menurunkan berat badan. Manfaat dari
brokoli dapat diperoleh secara maksimal dengan cara mengonsumsinya
secara mentah sebagai salad maupun ditumis, direbus, dikukus hingga
dipanggang. Selain dimasak, kadang brokoli juga dikonsumsi dengan cara
di jus. Untuk mendapatkan brokoli ini juga tidak sulit karena tersedia
di pasar tradisional, supermarket dan beberapa tempat belanja kebutuhan
setiap hari Anda.
Brokoli
adalah sayuran berdaun hijau tua dalam keluarga Brassica, sebuah
keluarga tanaman yang mencakup kangkung, kubis, kembang kol dan kecambah
brussels. Sayuran ini berasal dari Italia, dimana nama ‘brokoli’
berasal dari kata Italia, broccolo, yang berarti ‘cabang (branch)’ dan
pertama kali dibudidayakan di abad ke-17 sampai 18.
Brokoli
adalah sayuran yang rendah kalori, namun memiliki kandungan dan
konsentrasi vitamin yang tinggi (terutama vitamin C dan E), mikronutrien
(zat besi, zinc, dan manganese) serta makronutrien (kalsium dan
magnesium), serat diet, glutamin (asam amino yang kaya akan zat anti
peradangan), fitokimiawi tumbuhan (misalnya: flavonoid, polifenol,
karoten, karotenoid, glukosinolat, lutein, dan zeaxanthin).
Manfaat Brokoli untuk kesehatan tubuh :
1. Mencegah kanker
Brokoli
mengandung dua senyawa fitokemikal yang disebut indoles dan
isothiocyanate. Fitokemikal berfungsi meningkatkan aktivitas enzim yang
berperan untuk menghancurkan agen karsinogenik. Brokoli mempunyai agen
anti-kanker seperti glucoraphanin, beta-karoten, diindolylmethane,
selenium dan nutrisi lain seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E,
kalium, seng dan asam amino tertentu dalam mencegah pertumbuhan sel
kanker di payudara, rahim, kelenjar prostat, usus, ginjal, hati dan
paru-paru.
2. Detoksifikasi
Kandungan
vitamin C, sulfur dan asam amino dalam brokoli merupakan agen
detoksifikasi ampuh yang menghilangkan radikal bebas dan racun dari
dalam tubuh, sehingga brokoli dapat membersihkan darah dari penyakit
karena racun seperti bisul , gatal, ruam, gout, arthritis , rematik,
batu ginjal, penyakit kulit seperti eksim dan pengerasan kulit dll.
3. Meningkatkan imunitas
Brokoli dapat meningkatkan sitem kekebalan tubuh, ini karena brokoli mengandung selenium, tembaga, seng, fosfor, mineral serta vitamin C dan vitamin A sehingga brokoli mendukung sistem imun tubuh melawan berbagai infeksi.
Brokoli dapat meningkatkan sitem kekebalan tubuh, ini karena brokoli mengandung selenium, tembaga, seng, fosfor, mineral serta vitamin C dan vitamin A sehingga brokoli mendukung sistem imun tubuh melawan berbagai infeksi.
4. Mencegah alzheimer
Brokoli mengandung banyak mineral dan vitamin, dan merupakan salah satu jenis sayuran yang bisa mengatasi penyakit Alzheimer. Brokoli berkhasiat untuk menguatkan ingatan, sehingga brokoli digunakan untuk mencegah dan merawat penderita alzheimer (pikun). Mengkonsumsi brokoli dalam jangka panjang bisa mengurangi penurunan kadar acetylcholine di sistem saraf pusat.
Brokoli mengandung banyak mineral dan vitamin, dan merupakan salah satu jenis sayuran yang bisa mengatasi penyakit Alzheimer. Brokoli berkhasiat untuk menguatkan ingatan, sehingga brokoli digunakan untuk mencegah dan merawat penderita alzheimer (pikun). Mengkonsumsi brokoli dalam jangka panjang bisa mengurangi penurunan kadar acetylcholine di sistem saraf pusat.
5. Mengurangi risiko penyakit jantung
Brokoli dapat mengurangi resiko penyakit jantung karena brokoli mengandung lutein karotenoid yang dapat mencegah penebalan arteri jantung, sehingga menjauhkan kita dari resiko penyakit jantung dan stroke. Kandungan serat dalam brokoli ditambah adanya asam lemak Omega-3, beta-karoten serta vitamin lainnya mempunyai andil dalam menurunkan kadar kolesterol jahat disamping juga mengatur tekanan darah.
Brokoli dapat mengurangi resiko penyakit jantung karena brokoli mengandung lutein karotenoid yang dapat mencegah penebalan arteri jantung, sehingga menjauhkan kita dari resiko penyakit jantung dan stroke. Kandungan serat dalam brokoli ditambah adanya asam lemak Omega-3, beta-karoten serta vitamin lainnya mempunyai andil dalam menurunkan kadar kolesterol jahat disamping juga mengatur tekanan darah.
6. Mengatur tekanan darah
Kandungan mineral dan kromium dalam brokoli membantu mengatur gula darah dan tekanan darah.
Kandungan mineral dan kromium dalam brokoli membantu mengatur gula darah dan tekanan darah.
7. Memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis
Brokoli kaya akan kalsium, magnesium, seng dan fosfor sehingga membantu memelihara kekuatan tulang dan menjaga tulang tetap kuat. Mengonsumsi brokoli sangat bermanfaat terutama bagi wanita lanjut usia dan hamil, karena mereka lebih rentan terhadap osteoporosis.
Brokoli kaya akan kalsium, magnesium, seng dan fosfor sehingga membantu memelihara kekuatan tulang dan menjaga tulang tetap kuat. Mengonsumsi brokoli sangat bermanfaat terutama bagi wanita lanjut usia dan hamil, karena mereka lebih rentan terhadap osteoporosis.
8. Menjaga kesehatan mata
Brokoli
mengandung zeaxanthin dan Beta-karoten, vitamin A, fosfor dan vitamin
lain seperti vitamin B complex, C dan E yang bermanfaat untuk melindungi
mata terhadap degenerasi makula, katarak dan kerusakan perbaikan dari
radiasi UV.
9. Menjaga kesehatan kulit
Brokoli dapat meningkatkan kesehatan kulit, karena brokoli mengandung vitamin C, beta-karoten dan vitamin B kompleks. Ini semua sangat dibutuhkan untuk membuat kulit lebih bercahaya, bahkan vitamin E yang terdapat dalam brokoli sangat membantu perkembangan regenarasi jaringan kulit yang telah mati.
Brokoli dapat meningkatkan kesehatan kulit, karena brokoli mengandung vitamin C, beta-karoten dan vitamin B kompleks. Ini semua sangat dibutuhkan untuk membuat kulit lebih bercahaya, bahkan vitamin E yang terdapat dalam brokoli sangat membantu perkembangan regenarasi jaringan kulit yang telah mati.
10. Mencegah anemia
Anemia disebabkan karena tubuh kekurangan zat besi. Brokoli mengandung zat besi dan asam folat sehingga dapat membantu mencegah anemia akibat defisiensi besi.
Anemia disebabkan karena tubuh kekurangan zat besi. Brokoli mengandung zat besi dan asam folat sehingga dapat membantu mencegah anemia akibat defisiensi besi.
11. Membantu mengontrol diabetes
Brokoli kaya akan kromium sehingga dapat membantu mengatur insulin serta mengontrol diabetes.
Brokoli kaya akan kromium sehingga dapat membantu mengatur insulin serta mengontrol diabetes.
12. Nutrisi bagi ibu hamil
Ibu
hamil membutuhkan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan pertumbuhan
janin. Brokoli mengandung semua nutrisi penting yang dibutuhkan oleh
seorang wanita hamil seperti antioksidan, kalsium, protein, vitamin,
pendetoks, fosfor dan zat besi.
13. Membantu pencernaan
Brokoli kaya akan serat sehingga dapat membantu pencernaan, mencegah sembelit, mempertahankan kestabilan gula darah, dan membantu anda dalam mencegah makan yang berlebihan. Selain serat, secangkir brokoli juga mengandung protein yang tinggi, hampir sama dengan secangkir beras atau jagung, namun dengan kalori yang lebih sedikit.
Brokoli kaya akan serat sehingga dapat membantu pencernaan, mencegah sembelit, mempertahankan kestabilan gula darah, dan membantu anda dalam mencegah makan yang berlebihan. Selain serat, secangkir brokoli juga mengandung protein yang tinggi, hampir sama dengan secangkir beras atau jagung, namun dengan kalori yang lebih sedikit.
14. Membantu menurunkan berat badan
Brokoli dapat menjadi pilihan
makanan sehat yang dapat mendukung diet Anda karena brokoli merupakan
salah satu sayuran yang mengandung tinggi serat dan kalori yang sangat
rendah. Sekitar 146 gram brokoli mengandung kurang dari 50 kalori dan
oleh karena itu brokoli sangat baik untuk orang yang ingin menurunkan
berat badan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar